Pulau Lombok bukan hanya tentang pantai berpasir putih atau gagahnya Gunung Rinjani. Ada sisi lain yang lebih hening dan magis, salah satunya Benang Kelambu Waterfall. Saat pertama kali mendekati lokasi, Anda akan disambut suara gemericik air bercampur kicau burung. Begitu tiba di depan tebing, terlihat aliran air yang turun perlahan dari sela pepohonan, menyerupai tirai lembut. Pemandangan inilah yang membuatnya dinamakan Air Terjun Benang Kelambu.
Tidak jauh dari sini, hanya sekitar 10 menit trekking, ada pula Air Terjun Benang Stokel. Banyak pengunjung memutuskan untuk menjelajahi keduanya sekaligus, sehingga populer dengan sebutan Benang Stokel dan Benang Kelambu Waterfall.
Lokasi Benang Kelambu
Air terjun ini berada di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Perjalanan menuju lokasi Benang Kelambu melewati jalan pedesaan yang hijau dengan hamparan sawah, lalu masuk ke kawasan hutan lindung yang sejuk. Tidak heran bila tempat ini menjadi salah satu primadona air terjun Lombok Tengah.
Daya Tarik Wisata Benang Kelambu
Bagi yang baru pertama kali berkunjung, kesan pertama biasanya adalah rasa tenang. Airnya tidak jatuh deras, melainkan menetes seperti hujan rintik yang abadi. Banyak wisatawan duduk berlama-lama di batu besar sambil merasakan percikan air mengenai wajah.
Beberapa daya tarik yang membuat wisata Benang Kelambu begitu digemari antara lain:
- Aliran air menyerupai tirai putih alami.
- Spot foto yang eksotis dan Instagramable.
- Trekking ringan dengan suasana hutan tropis.
- Tersedia kolam alami yang jernih untuk berendam.
Jika haus atau lapar, ada warung Benang Kelambu yang menjual kopi panas, mie instan, hingga jajanan lokal. Rasanya nikmat sekali menyeruput kopi hangat sambil menikmati suara air terjun.
Cara Menuju Benang Kelambu
Mengunjungi tempat ini sangat mudah. Berikut gambaran jarak tempuh ke Benang Kelambu Lombok dari beberapa titik populer:
- Bandara Lombok (BIL): ±45 menit perjalanan.
- Kota Mataram: sekitar 1 jam.
- Pelabuhan Lembar: ±1,5 jam.
- Pelabuhan Bangsal (akses Gili): ±2,5 jam.
- Desa Sembalun: sekitar 3 jam.
- Desa Tetebatu: ±2 jam.
- Pelabuhan Kayangan: sekitar 2,5 jam.
Setelah parkir, ada jalur jalan kaki menuju pintu masuk. Jika ingin lebih praktis, tersedia layanan ojek Benang Kelambu, dengan biaya bervariasi sesuai jarak.
Biaya Masuk dan Parkir Benang Kelambu
Harga tiket masuk sangat ramah di kantong, hanya beberapa ribu rupiah. Biaya parkir untuk motor dan mobil juga murah. Jadi, Anda tidak perlu khawatir menguras dompet. Namun, selalu siapkan uang tunai kecil karena jarang ada pembayaran digital di kawasan ini.
Penginapan Terdekat Benang Kelambu
Untuk wisatawan yang ingin bermalam, ada beberapa pilihan penginapan terdekat Benang Kelambu, mulai dari homestay sederhana di Desa Aik Berik hingga villa bernuansa alam. Bila menginginkan kenyamanan lebih, Mataram atau Praya bisa menjadi opsi dengan pilihan hotel yang lebih beragam.
Sebuah Pengalaman di Benang Kelambu
Bayangkan, setelah perjalanan panjang melewati desa, Anda tiba di hutan yang sejuk. Jalan setapak membawa Anda ke tebing hijau yang menjulang. Suara air mulai terdengar, dan begitu pepohonan terbuka, terlihatlah Air Terjun Benang Kelambu yang seperti tirai putih raksasa.
Beberapa pengunjung biasanya langsung duduk di batu besar, menutup mata, dan membiarkan percikan air menyapu wajah. Ada juga yang berendam di kolam alami sambil tertawa riang. Sementara itu, aroma kopi dari warung kecil membuat suasana semakin akrab. Inilah pengalaman yang membuat banyak orang ingin kembali.
Keep it or Skip it ?
Air Terjun Benang Kelambu bukan hanya sekadar destinasi wisata, melainkan tempat untuk menemukan ketenangan. Dengan akses yang relatif mudah, biaya murah, dan panorama yang menenangkan, tak heran jika banyak wisatawan merekomendasikan Benang Kelambu Lombok sebagai salah satu spot terbaik di pulau ini.
Jika Anda sedang mencari pengalaman alam yang berbeda di Lombok—selain pantai atau mendaki gunung—maka perjalanan ke Benang Kelambu Waterfall bisa menjadi pilihan yang tepat.